SKL Madrasah Ibtidaiyah  Kurikulum Merdeka KMA Nomor 347 Tahun 2022

By On October 09, 2022


Standar Kompetensi Lulusan Madrasah adalah kriteria minimal tentang kesatuan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang menunjukkan capaian kemampuan Peserta Didik dari hasil pembelajarannya pada akhir jenjang Pendidikan RA, MI, MTs, MA dan MAK.

Standar Kompetensi Lulusan dirumuskan berdasarkan:

1.   Tujuan Pendidikan Nasional;

2.   Tingkat perkembangan Peserta Didik;

3.   Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia; dan

4.   Jalur, Jenjang, dan Jenis pendidikan.


Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak terdiri atas:

1.   Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak Raudhatul Athfal;

2.   Standar Kompetensi Lulusan pada Madrasah Ibtidaiyah;

3.   Standar Kompetensi Lulusan pada Madrasah Tsanawiyah;

4.   Standar Kompetensi Lulusan pada Madrasah Aliyah.

 

Di bawah ini adalah Standar Kompetensi Lulusan pada Madrasah Ibtidaiyah, selengkapnya sebagai berikut:

Standar Kompetensi Lulusan pada Jenjang Madrasah Ibtidaiyah difokuskan pada:

  1. Persiapan peserta didik menjadi anggota masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Allah swt., Tuhan yang Maha Esa serta berakhlak mulia;
  2. Penanaman karakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila; dan
  3. Penumbuhan kompetensi literasi dan numerasi Peserta Didik untukmengikuti pendidikan lebih lanjut.

Standar Kompetensi Lulusan pada madrasah ibtidaiyah dirumuskan secara terpadu dalam bentuk deskripsi kompetensi yang terdiri atas:

  1. Mengenal Allah swt., Tuhan yang Maha Esa melalui sifat-sifatNya, memahami ajaran pokok Agama Islam, melaksanakan ibadah dengan bimbingan, bersikap jujur, menunjukkan perilaku hidup sehat dan bersih, menyayangi dirinya, sesama manusia serta alam sebagai ciptaan Allah swt., Tuhan yang Maha Esa, serta taat pada aturan agama.
  2. Mengenal dan mengekspresikan identitas diri dan budayanya, mengenal dan menghargai keragaman budaya di lingkungannya, melakukan interaksi antar budaya, dan mengklarifikasi prasangka dan stereotip serta berpartisipasi untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia;
  3. Menunjukkan sikap peduli dan perilaku berbagi serta berkolaborasi antar sesama tanpa diskriminasi dengan bimbingan di lingkungan sekitar;
  4. Menunjukkan sikap bertanggung jawab sederhana, kemampuan mengelola pikiran dan perasaan, serta tak bergantung pada orang lain dalam pembelajaran dan pengembangan diri;
  5. Menunjukkan kemampuan menyampaikan gagasan, membuat tindakan atau karya kreatif sederhana, dan mencari alternatif tindakan untuk menghadapi tantangan, termasuk melalui kearifan lokal;
  6. Menunjukkan kemampuan menanya, menjelaskan dan menyampaikan kembali informasi yang didapat atau masalah yang dihadapi;
  7. Menunjukkan kemampuan dan kegemaran berliterasi berupa mencari dan menemukan teks, menyampaikan tanggapan atas bacaannya, dan mampu menulis pengalaman dan perasaan sendiri;
  8. Menunjukkan kemampuan numerasi dalam bernalar menggunakan konsep, prosedur, fakta dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan diri dan lingkungan terdekat.
  9. Memiliki kemampuan bersikap dan berperilaku akhlakul karimah, dan moderat dalam kehidupan sehari-hari pada lingkup keluarga dan lingkungan sekitar yang berdasar pada pemahaman ulama yang sahih dari al-Qur’an dan Hadis yang termanifestasikan pada akidah sebagai dasar dorongan beramal, dengan fikih sebagai basis ketentuan beribadah dan bermuamalah, yang mengambil pelajaran dari sejarah peradaban Islam sebagai inspirasi yang bijaksana, serta mampu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Arab sebagai sarana mempelajari agama dari sumber autentiknya.
  10. Memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an yang baik dan benar sebagai sebuah kekhasan kompetensi siswa madrasah.

RPP Daring MS. Word TEMATIK Kelas 3

By On September 23, 2021

Salam SALIT (Sahabat Sentiralit) …

Dengan digulirkannya kebijakan baru tentang penyederhanaan RPP, guru bebas membuat, memilih, mengembangkan, dan menggunakan RPP sesuai dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada murid. Efisien berarti penulisan RPP dilakukan dengan tepat dan tidak menghabiskan banyak waktu dan tenaga. Efektif berarti penulisan RPP dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Berorientasi pada murid berarti penulisan RPP dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan, ketertarikan, dan kebutuhan belajar murid di kelas. Guru dapat tetap menggunakan format RPP yang telah dibuat sebelumnya, atau bisa juga memodifikasi format RPP yang sudah dibuat.

RPP 1 Lembar mempunyai 3 komponen inti (komponen lainnya bersifat pelengkap dan dapat dipilih secara mandiri), yaitu:

  1. Tujuan Pembelajaran
  2. Kegiatan Pembelajaran
  3. Asesmen atau Penilaian

Langkah-langkah Pengembangan RPP:

  1. Penyusunan RPP dilakukan dengan prinsip efesien, efektif dan berorientasi pada murid.
  2. Bahwa dari 13 komponen RPP yang telah diatur dalam   permendikbud nomor 22 Tahun  2016  tentang standar proses  Pendidikan dasar dan menengah, yang menjadi komponen inti adalah Tujuan Pembelajaran, Langkah-langkah Kegiatan pembelajaran dan penilaian pembelajaran yang wajib dilaksanakan oleh guru sedangkan komponen lainnya adalah pelengkap
  3. Sekolah, kelompok kerja guru mata pelajaran sejenis dalam sekolah, Kelompok kerja guru/Musyawarah guru mata pelajaran(KKG/MGMP) dan inndividu guru secara bebas dapat memilih, membuat menggunakan dan mengembangkan format RPP secara mandiri untuk sebesar-besar keberhasilan belajar murid.
  4. Adapun RPP yang  telah dibuat dapat digunakan dan dapat pula disesuaikan denagn ketentuan sebagaimana dimaksud angka 1,2 dan 3.

Masa pandemi belum menampakkan tanda-tanda berakhir, bahkan ada yang memprediksi justru akan semakin bertambah jika pembelajaran di sekolah dilakukan secara tatap muka. Hal ini menjadi dasar pemikiran bagi pendidik untuk berinovasi dan berkreasi terkait mode dan metode pembelajaran dalam rangka berjaga-jaga dan mempersiapkan diri jika ternyata sewaktu-waktu terjadi lonjakan kasus covid-19 atau sebaliknya terjadi penurunan. Apabila pendidik jauh-jauh hari sudah mempersiapkan diri dan mengantisipasi perubahan status pandemi tersebut, setidaknya pendidik tidak merasa terkejut nantinya, karena sudah mempersiapkan diri sejak awal.

Persiapan awal yang penting bagi pendidik adalah mempersiapkan administrasi pembelajaran meliputi Buku Kerja Guru 1-4.  Dari sekian banyaknya administrasi tersebut RPP merupakan kebutuhan utama bagi pendidik. Dimasa pandemi ini RPP harus disesuaikan dengan mode pembelajarannya, jika mode pembelajarannya dari rumah, maka RPP bentuknya daring dan apabila  pembelajarannya di sekolah, maka RPP bentuknya luring.

Baiklah… dalam tulisan ini saya coba untuk berbagi contoh RPP Daring Tematik kelas 3, mudah-mudahan bisa membantu teman-teman pendidik. Selanjutnya RPP tersebut saya simpan dalam format Microsoft word dan dapat didownload secara geratis dengan mengklik link di bawah ini;

 

  1. RPP Daring Word Tematik Kelas 3 Tema 1 (Klik disini)
  2. RPP Daring Word Tematik Kelas 3 Tema 2 (Klik disini)
  3. RPP Daring Word Tematik Kelas 3 Tema 3 (Klik disini)
  4. RPP Daring Word Tematik Kelas 3 Tema 4 (Klik disini)
  5. RPP Daring Word Tematik Kelas 3 Tema 5 (Klik disini)
  6. RPP Daring Word Tematik Kelas 3 Tema 6 (Klik disini)
  7. RPP Daring Word Tematik Kelas 3 Tema 7 (Klik disini)
  8. RPP Daring Word Tematik Kelas 3 Tema 8 (Klik disini)

RPP Daring Ms. Word TEMATIK Kelas 4

By On September 05, 2021

 


Salam SALIT (Sahabat Sentiralit) …

 

Dengan digulirkannya kebijakan baru tentang penyederhanaan RPP, guru bebas membuat, memilih, mengembangkan, dan menggunakan RPP sesuai dengan prinsip efisien, efektif, dan berorientasi pada murid. Efisien berarti penulisan RPP dilakukan dengan tepat dan tidak menghabiskan banyak waktu dan tenaga. Efektif berarti penulisan RPP dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Berorientasi pada murid berarti penulisan RPP dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan, ketertarikan, dan kebutuhan belajar murid di kelas. Guru dapat tetap menggunakan format RPP yang telah dibuat sebelumnya, atau bisa juga memodifikasi format RPP yang sudah dibuat.

RPP 1 Lembar mempunyai 3 komponen inti (komponen lainnya bersifat pelengkap dan dapat dipilih secara mandiri), yaitu:

  1. Tujuan Pembelajaran
  2. Kegiatan Pembelajaran
  3. Asesmen atau Penilaian 

Langkah-langkah Pengembangan RPP:

  1. Penyusunan RPP dilakukan dengan prinsip efesien, efektif dan berorientasi pada murid.
  2. Bahwa dari 13 komponen RPP yang telah diatur dalam   permendikbud noor 22Tahun  2016  tentang standar proses  Pendidikan dasar dan menengah, yang menjadi komponen inti adalah Tujuan Pembelajaran, Langkah-langkah Kegiatan pembelajran dan penilaian pembelajaran yang wajib dilaksanakan oleh guru sedangkan komponene lainnya adalah pelengkap
  3. Sekolah, kelompok kerja guru mata pelajaran sejenis dalam sekolah, Kelompok kerja guru/Musyawarah guru mata pelajaran(KKG/MGMP) dan inndividu guru secar bebas dapat memilih, membuat menggnakan dan mengembangkan format RPPsecara mandiri untuk sebesar-besar keberhasilan belajar murid .

4. Adapun RPP yang  telah dibuat dapat digunakan dan dapat pula disesuaikan denagn ketentuan sebagaimana dimaksud angka 1,2 dan 3.

Baiklah… dalam tulisan ini saya coba untuk berbagi contoh RPP Daring Tematik kelas 4, mudah-mudahan bisa membantu teman-teman pendidik. Selanjutnya RPP tersebut saya simpan dalam format Microsoft word dan dapat didownload secara geratis dengan mengklik link di bawah ini; 

  1. RPP Daring Word Tematik Kelas 4 Tema 1 (Klik disini)
  2. RPP Daring Word Tematik Kelas 4 Tema 2 (Klik disini)
  3. RPP Daring Word Tematik Kelas 4 Tema 3 (Klik disini)
  4. RPP Daring Word Tematik Kelas 4 Tema 4 (Klik disini)
  5. RPP Daring Word Tematik Kelas 4 Tema 5 (Klik disini)
  6. RPP Daring Word Tematik Kelas 4 Tema 6 (Klik disini)
  7. RPP Daring Word Tematik Kelas 4 Tema 1 (Klik disini)
  8. RPP Daring Word Tematik Kelas 4 Tema 2 (Klik disini)
  9. RPP Daring Word Tematik Kelas 4 Tema 3 (Klik disini)

Bahan Ajar PPT Matematika Kelas 4 Operasi Hitung Bilangan Cacah

By On September 05, 2021

 


Salam SALIT (Sahabat Sentiralit) … 

Pembelajaran Matematika kelas 4 semester ganjil Kompetensi Dasar 3.3 Menjelaskan dan melakukan penaksiran dari jumlah, selisih, hasil kali, dan hasil bagi dua bilangan cacah maupun pecahan dan desimal harus dijabarkan oleh guru menjadi materi pembelajaran yang terbagi ke dalam pertemuan-pertemuan sesuai perencanaan. Guru harus membuat program tahunan dan dibreakdown menjadi program semester, agar guru dapat merencanakan sejauh mana cakupan materi setiap Kompetensi dasarnya.

Nah…..Sahabat Sentir Alit kali ini saya akan berbagi materi pembelajaran Matematika kelas 4 semester ganjil Kompetensi Dasar 3.3, dimana untuk Kompetensi Dasar ini saya bagi menjadi dua materi yaitu Operasi Hitung Bilangan Cacah dan Pembulatan dan Penaksiran. Sedangkan pertemuannya saya bagi menjadi tiga pertemuan yaitu dengan menambah Penilaian Harian.

Baiklah… dalam tulisan ini saya coba untuk menyampaikan materi pada pertemuan pertama yaitu Operasi Hitung Bilangan Cacah. Operasi hitung ini saya jabarkan menjadi empat bagian yaitu:

  1. Operasi Penjumlahan (cara bersusun panjang dan bersusun pendek)
  2. Operasi Pengurangan (cara bersusun panjang dan bersusun pendek)
  3. Operasi Perkalian (cara bersusun panjang dan bersusun pendek), dan
  4. Operasi Pembagian (cara tanpa sisa dan dengan sisa).

Adapun materi tersebut sudah saya tulis lengkap dalam format Power Point Presentation (PPT) dan dapat diunduh melalui link di bawah ini.

 

Download: Bahan Ajar PPT Matematika Kelas 4 Operasi Hitung Bilangan Cacah


KI KD Umum, PAI, dan Mulok Madrasah Ibtidaiyah Kelas 1 - 6  versi Word

By On July 03, 2020




Anda sering mengalami kesulitan dalam mencari Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar yang sudah terkumpul dalam satu fail berformat word?. Dalam berbagai blog banyak menyediakan fail KI KD yang masih parsial antara umum, PAI, dan mulok, padahal dikalangan pendidik khususnya guru Madrasah lebih menginginkan fail KI KD yang sudah disatukan dalam satu fail berbentuk word, sehingga memudahkan mereka dalam mencopas data guna menyusun administrasi pembelajaran. Selain itu banyak blog menawarkan fail KI KD umum dan atau PAI dalam format pdf saja masih sedikit sekali blog yang menawarkan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar secara menyeluruh mengakomodasi muatan pelajaran umum, mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, dan Muatan Lokal dalam format word.

 

Nah…Sahabat Sentir Alit, di bawah ini telah kami sediakan beberapa fail berbentuk word yang berisi Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar umum, PAI, dan mulok dari kelas 1 sampai 6, dimana telah disatukan berdasarkan kelas masing-masing yang terdiri dari:

1.    KI KD Mata Pelajaran Al Qur’an Hadist

2.    KI KD Mata Pelajaran Akidah Akhlak

3.    KI KD Mata Pelajaran Fikih

4.    KI KD Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam

5.    KI KD Mata Pelajaran Bahasa Arab

6.    KI KD Muatan Pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

7.    KI KD Muatan Pelajaran Bahasa Indonesia

8.    KI KD Mata Pelajaran Matematika

9.    KI KD Muatan Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam

10.  KI KD Muatan Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial

11.  KI KD Muatan Pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan

12.  KI KD Muatan Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan

13.  KI KD Muatan Lokal Bahasa Jawa

 

Perlu kami sampaikan bahwa KI dan KD di atas diambil dari Permendikbud 37 tahun 2018 tentang KI KD perubahan atas Permendikbud 24 tahun 2016, Keputusan Menteri Agama 183 tahun 2019, Kurikulum Mulok Bahasa Jawa Prov. Jawa Tengah th. 2013, dan Kurikulum Lokal.

Baiklah….sahabat sentir alit, silahkan unduh saja fail tersebut pada tautan berikut:

 

KI KD UMUM, PAI, DAN MULOK MI KELAS 1 VERSI WORD

KI KD UMUM, PAI, DAN MULOK MI KELAS 2 VERSI WORD

KI KD UMUM, PAI, DAN MULOK MI KELAS 3 VERSI WORD

KI KD UMUM, PAI, DAN MULOK MI KELAS 4 VERSI WORD

KI KD UMUM, PAI, DAN MULOK MI KELAS 5 VERSI WORD

KI KD UMUM, PAI, DAN MULOK MI KELAS 6 VERSI WORD

 

Download juga;

Permendikbud 37 tahun 2018 tentang KI KD perubahan atasPermendikbud 24 tahun 2016

Keputusan MenteriAgama 183 tahun 2019,

Kurikulum Mulok Bahasa Jawa Prov. Jawa Tengah th. 2013

Buku Digital Madrasah

By On June 07, 2020





Salam SALIT (Sahabat Sentiralit) …

    Direktorat KSKK Madrasah DitJen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI baru-baru ini telah membuat portal khusus untuk buku pelajaran yang  diberi nama Buku Digital Madrasah. Buku Digital Madrasah adalah portal untuk membaca dan mendownload buku pelajaran yang dapat digunakan oleh siswa Madrasah baik tingkat Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) maupun Madrasah Aliyah (MA).

 Dikutip dari laman http://simulasidigital-muchamadekisa.blogspot.com/ Buku elektronik (disingkat Buku-e atau ebook) atau buku digital adalah versi elektronik dari buku. Jika buku pada umumnya terdiri dari kumpulan kertas yang dapat berisikan teks atau gambar, maka buku elektronik berisikan informasi digital yang juga dapat berwujud teks atau gambar.

    Buku digital atau buku elektronik, disingkat e-book, atau ebook, adalah bentuk digital dari buku cetak. Buku cetak pada umumnya terdiri atas setumpuk kertas dijilid yang berisi teks atau teks dan atau gambar, maka buku elektronik berisikan informasi digital yang dapat berisi teks, gambar, audio, video.

    Ebook merupakan sebuah publikasi yang terdiri dari teks, gambar, maupun suara, dan publikasikan dalam bentuk digital yang dapat dibaca di komputer maupun alat elektronik lainnya. Seperti komputer, laptop, handphone, dan lain-lain.

    Sebuah bentuk buku yang dapat dibuka secara elektronis melalui komputer. E-book ini berupa file dengan format bermacam-macam, ada yang berupa pdf (portable document format) yang dapat dibuka dengan program Acrobat Reader atau sejenisnya. Ada juga yang dengan bentuk format htm, yang dapat dibuka dengan browsing atau internet eksplorer secara offline. Ada juga yang berbentuk format exe.

    Buku Digital Madrasah ini merupakan salah satu alternatif media belajar. Berbeda dengan buku cetak, buku digital dapat memuat konten multimedia di dalamnya sehingga dapat menyajikan bahan ajar yang lebih menarik dan membuat pembelajaran menjadi lebih menyenangkan. Dibandingkan dengan buku cetak, buku digital dapat disebarluaskan secara lebih mudah, baik melalui media seperti website, kelas maya, email, media digital yang lain, dan didownload lalu disimpan di dalam Komputer/PC/HP. 

    Buku Digital Madrasah ini sudah disempurnakan layoutnya dan bukan Uji Publik lagi, sehingga merupakan versi resmi dan lengkap.

     Tentunya Sahabat Sentiralit bertanya-tanya seperti apakah laman dan bentuk Buku Digital Madrasah ini. Nahh…., untuk lebih jelas dan lengkapnya silahkan kunjungi laman pada link di bawah ini

Buku Digital Madrasah Kelas 1 KMA 183

Buku Digital Madrasah Kelas 2 KMA 183

Buku Digital Madrasah Kelas 3 KMA 183

Buku Digital Madrasah Kelas 4 KMA 183

Buku Digital Madrasah Kelas 5 KMA 183

Buku Digital Madrasah Kelas 6 KMA 183



"SOAL HOTS"

By On February 09, 2020





Salam SALIT (Sahabat Sentiralit) …

HOTS awalnya dikenal dari konsep Benjamin S. Bloom dkk. dalam buku berjudul Taxonomy of Educational Objectives: The Classification of Educational Goals (1956) yang mengategorikan berbagai tingkat pemikiran bernama Taksonomi Bloom, mulai dari yang terendah hingga yang tertinggi. Konsep ini merupakan tujuan-tujuan pembelajaran yang terbagi ke dalam tiga ranah, yaitu Kognitif (keterampilan mental seputar pengetahuan), Afektif (sisi emosi seputar sikap dan perasaan), dan Psikomotorik (kemampuan fisik seperti keterampilan).

Konsep Taksonomi untuk menentukan tujuan belajar ini dapat kita sebut sebagai tujuan akhir dari sebuah proses pembelajaran. Jadi, setelah proses pembelajaran tertentu, siswa diharapkan dapat mengadopsi keterampilan, pengetahuan, serta sikap yang baru.

HOTS sendiri merupakan bagian dari ranah kognitif yang ada dalam Taksonomi Bloom dan bertujuan untuk mengasah keterampilan mental seputar pengetahuan. Ranah kognitif versi Bloom ini kemudian direvisi oleh Lorin Anderson, David Karthwohl, dkk. pada 2001. Urutannya diubah menjadi enam, yaitu:
1. Mengingat (remembering)
2. Memahami (understanding)
3. Mengaplikasikan (applying)
4. Menganalisis (analyzing)
5. Mengevaluasi (evaluating)
6. Mencipta (creating)
Keenam ranah kognitif tersebut dijabarkan ke dalam kata kerja operasional (KKO) seperti pada tabel di bawah ini:



Tingkatan C1 dan C2 dikategorikan sebagai kemampuan berpikir tingkat rendah (LOTS), tingkat C3 dikategorikan sebagai kemampuan berpikir tingkat sedang (MOTS), sedangkan tingkat C4 sampai C6 dikategorikan sebagai kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS).

Membuat soal HOTS harus menggunakan teknik-teknik khusus diantaranya jangan membuat soal yang “Langsung”, sajikan Stimulus di dalam setiap soal, kembangkan Stem Soal Pada Level yang di inginkan dengan cara mengajak beberapa tahap berfikir sebelum menentukan jawaban, dan sesuaikan dengan perkembangan kognitif berdasarkan usia/level kelas.
Selain itu penggunaan stimulus juga biasa digunakan dalam membuat soal HOTS, seperti:
1.    Dengan diberikan beberapa uraian sehingga siswa mampu mengidentifikasi/ menentukan/ mengelompokkan, menyimpulkan, dan mampu mengurutkan (proses).
2.    Dengan diberikan narasi/ kasus sehingga siswa mampu menyimpulkan, memperkirakan/memprediksi, menghitung, memberi alasan,  memecahkan, memberi saran, menentukan sikap, dan merancang/membuat.
3.    Dengan diberikan tabel sehingga siswa mampu membandingkan, menghubungkan, dan menentukan perbedaan/persamaan.
4.    Dengan diberikan gambar/ skema/ grafik sehingga siswa mampu menyimpulkan, menjelaskan proses, menentukan nama, menentukan fungsi, mengidentifikasi ciri, merumuskan persamaan/perbedaaan, memberi alasan, dan  memprediksi.

Contoh soal HOTS
1.   Soal (memahamià menyebutkan)
Organel sel yang berfungsi untuk respirasi  adalah ….
A. Ribosom
B. Mitokondria
C. Retikulum Endoplasma
D. Golgi Kompleks
E. Nukleus
2.   Soal (aplikasi à mengidentifikasi)
Perhatikan beberapa organel berikut ini
1)   Ribosom
2)   Nukleus
3)   Mitokondria
4)   Retikulum Endoplasma
5)   Golgi kompleks
Organel sel yang berfungsi untuk respirasi sel dan sintesis protein secara urut adalah …
A.   1 dan 2
B.   2 dan 4
C.   3 dan 1
D.  4 dan 5
E.   5 dan 2
3.   Soal (aplikasi à membandingkan)
Di dalam sel terdapat beberapa organel sel yang mempunyai fungsi berbeda-beda. Hubungan antara organel sel dan fungsinya pada tabel berikut ini yang benar adalah….


Oraganel Sel
Fungsi
A
Mitokondria
Respirasi sel
B
Retikulum Endoplasma
Sintesis protein
C
Nukleus
Transportasi
D
Ribosom
Koordinasi
E
Golgi Kompleks
Reproduksi

4.   Soal (aplikasi à menghubungkan)
Perhatikan tabel organel sel dan fungsinya berikut ini
  
Oraganel
Fungsi
1
Nukleus
A
Sintesis protein
2
Ribosom
B
Reproduksi
3
Retikulum Endoplasma
C
Respirasi sel
4
Mitokondria
D
Koordinasi
5
Golgi Kompleks
E
Transportasi

Hubungan organel sel dan fungsinya yang benar adalah ….
A.   1 – e
B.   2 – b
C.   3 – d
D.  4 – c
E.   5 - a
5.   Soal (menalar à menganalisis),
Perhatikan ciri-ciri salah satu organel sel berikut ini
1) Bentuk bulat panjang
2) Ukuran 0,5 – 2 Mikrometer
3) Mempunyai membran rangkap
4) Membran dalam berlekuk membentuk krista
Berdasarkan ciri tersebut dapat disimpulkan organel tersebut adalah…
A. Mitokondria
B. Ribosom
C. Retikulum Endoplasma
D. Golgi kompleks
E. Nukleus